IT Bootcamp

Belajar Mengenai Jaringan, Server, dan Website.

Tampilkan postingan dengan label Admin Server. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Admin Server. Tampilkan semua postingan

LAB 10.3. Konfigurasi SSL Untuk Mengaktifkan IMAPS, POP3S, DAN SMTPS pada Mail Server CentOS7

Konsep Dasar

Post Office Protocol versi 3 (POP3) adalah protokol surat standar yang digunakan untuk menerima email dari server ke klien email lokal. POP3 memungkinkan anda mendownload pesan email di komputer lokal anda dan membacanya bahkan saat offline. Ketika anda menggunakan POP3 untuk terhubung ke akun email anda, pesan akan diunduh secara lokal dan dihapus dari server. Ini berarti bahwa jika anda mengakses akun dari beberapa lokasi, itu mungkin bukan pilihan terbaik untuk anda. Di sisi lain, jika anda menggunakan POP3, pesan anda disimpan di komputer lokal anda, yang mengurangi ruang yang digunakan akun email anda di server web anda.

Secara default, protokol POP3 bekerja pada dua port:
  • Port 110 - ini adalah port POP3 non-encrypted default
  • Port 995 - ini adalah port yang perlu anda gunakan jika anda ingin terhubung menggunakan POP3 dengan aman (POP3 over SSL)

Internet Message Access Protocol (IMAP) adalah protokol email yang digunakan untuk mengakses email di server web dari klien lokal. IMAP dan POP3 adalah dua protokol email Internet yang paling umum digunakan untuk mengambil email. Kedua protokol ini didukung oleh semua klien email modern dan server web.

Secara default, protokol IMAP bekerja pada dua port:
  • Port 143 - ini adalah port IMAP yang tidak dienkripsi default
  • Port 993 - ini adalah port yang perlu anda gunakan jika anda ingin terhubung menggunakan IMAP dengan aman (IMAP over SSL)

Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) adalah protokol standar untuk mengirim email ke Internet.

Secara default, protokol SMTP bekerja pada tiga port:
  • Port 25 - ini adalah port SMTP standar yang tidak dienkripsi
  • Port 2525 - port ini dibuka di semua server SiteGround jika port 25 disaring (oleh ISP anda misalnya) dan anda ingin mengirim email yang tidak dienkripsi dengan SMTP
  • Port 465 - ini adalah port yang digunakan, jika Anda ingin mengirim pesan menggunakan SMTP dengan aman (SMTP over SSL)

Topologi

Topologi

Persiapan

Untuk memulai melakukan konfigurasi SSL, pastikan anda telah menginstall mail server, dan menginstall webmail rainloop pada server anda.

Konfigurasi

1. Pindah ke direktori /etc/pki/tls/certs/ untuk membuat ssl, karena pada direktori tersebut terdapat script yang digunakan untuk membuat key, crt, dan csr yang dibutuhkan untuk membuat ssl. Kemudian buat key sertifikat dengan menggunakan command make namassl.key. File .key ini berguna sebagai sign atau tanda tangan sertifikat yang dimiliki server. Kemudian nantinya kita diminta memasukkan password.
Membuat key sertifikat


2. Sekarang konfigurasi RSA terhadap file key yang sudah dibuat dengan menggunakan openssl. RSA merupakan sebuah algoritma pada enkripsi public key. RSA merupakan algoritma pertama yang cocok untuk digital signature seperti halnya enkripsi.
Konfigurasi RSA


3. Kemudian kita buat sertifikat csr nya, caranya adalah dengan mengetikkan make namassl.csr. Masukkan identitas server yang akan dimasukkan kedalam file csr yang digunakan untuk menandakan kepemilikan ssl.
Membuat sertifikat csr


4. Selanjutnya buat file crt yaitu gabungan antara csr dan key yang telah dibuat. File csr tersebut berisi informasi server kita, dan key tersebut digunakan sebagai sign key.
Membuat file crt

Keterangan:
  • x509 merupakan format public key certificates atau sertifikat yang digunakan.
  • -in merupakan sumber dari identitas yang nantinya akan di include kedalam sertifikatnya.
  • -out merupakan sertifikat, atau hasil dari generate file.
  • -req -signkey merupakan file keynya.
  • -days merupakan jangka waktu untuk sertifikat tersebut dalam hitungan hari.


5. Selanjutnya kita akan konfigurasi postfix. Terdapat 2 file yang akan kita konfigurasi, yaitu file main.cf untuk menambahkan sertifikat ssl dan pada master.cf untuk akan mengaktifkan service SMTPS nya. Pertama kita edit file master.cf terlebih dahulu, buka file master.cf menggunakan command berikut.
[root@gilang ~]# nano /etc/postfix/master.cf
Cari script smtps kemudian uncommand (hilangkan tanda #) tiga baris seperti gambar dibawah ini untuk mengaktifkan service smtps pada postfix.
Edit file master.cf


6. Selanjutnya kita edit file main.cf untuk menambahkan sertifikat ssl. Buka file main.cf menggunakan command berikut.
[root@gilang ~]# nano /etc/postfix/main.cf
Kemudian tambahkan script berikut pada baris paling bawah file tersebut.
smtpd_use_tls = yes
smtpd_tls_cert_file = /etc/pki/tls/certs/mail.crt
smtpd_tls_key_file = /etc/pki/tls/certs/mail.key
smtpd_tls_session_cache_database = btree:/etc/postfix/smtpd_scache
Sehingga menjadi seperti berikut.
Edit file main.cf

Keterangan:
  • smtpd_use_tls = yes untuk mengaktifkan security STARTTLS kepada klien SMTP jarak jauh, namun tidak mengharuskan klien menggunakan enkripsi TLS.
  • smtpd_tls_cert_file untuk mendefinisikan letak sertifikat rsa dengan format crt yang telah dibuat
  • smtpd_tls_key_file untuk mendefinisikan letak sertifikat rsa dengan format key yang telah dibuat.
  • smtpd_tls_session_cache_database merupakan nama file yang berisi cache sesi SMTP server Postfix. File ini berada pada database btree di /etc/postfix/smtpd_scache.


7. Edit file 10-ssl.conf untuk melakukan konfigurasi ssl nya. Buka file 10-ssl.conf menggunakan command berikut.
[root@gilang ~]# nano /etc/dovecot/conf.d/10-ssl.conf
Kemudian cari script ssl dan pastikan valuenya adalah yes agar ssl di izinkan pada mail server. Cari script ssl_cert untuk mendefinisikan sertifikat crt yang telah dibuat sebelumya dan ssl_key untuk mendefinisikan key sertifikat yang telah dibuat sebelumya.
Edit file 10-ssl.conf


8. Lakukan restart pada service postfix dan dovecot agar konfigurasi yang telah dilakukan dapat berjalan.
Restart postfix dan dovecot


9. Kemudian tambahkan service pop3s dan imaps pada firewall. Tambahkan juga port 465/tcp pada firewall lalu lakukan reload pada firewall.
Menambahkan service dan port


10. Buka http://domainmailserver/rainloop/?admin Kemudian lakukan login menggunakan user admin dan password 12345.
Mengakses rainloop


11. Klik menu Domain kemudian edit pada settingan domain anda.
Edit domain


12. Ubah settingan Secure nya menjadi SSL/TLS, kemudian klik test untuk mengecek apakah koneksi ke server telah berhasil. Kalau tulisan IMAP dan SMTP berubah menjadi hijau, berarti rainloop berhasil terkoneksi dengan mail server. Jika sudah terkoneksi, klik Update.
Setting domain

Verifikasi

1. Pada kali ini kita menggunakan klien linux. Disini kita menggunakan aplikasi geary untuk melakukan pengiriman email. Buka aplikasi geary pada klien pertama kemudian lakukan pengaturan akun untuk menambahkan akun pada geary.
Mengatur akun


2. Maka akan muncul jendela peringatan, klik Trust This Server.
Jendela Peringatan


3. Kemudian muncul kembali jendela peringatan, klik Trust This Server.
Jendela Peringatan


4. Kemudian masukkan password anda akan diminta memasukkan kembali password user yang akan ditambahkan pada geary.
Memasukkan password


5. Maka anda akan berhasil login menggunakan geary.
Tampilan geary


6. Sekarang kita coba untuk mengirim email ke user lain. Klik icon surat kemudian masukkan identitas pengirim pesan, identitas penerima pesan, judul pesan, dan isi pesan. Setelah semua data telah diisi, klik icon picture untuk mengirim pesan.
Mengirim pesan


7. Sekarang lakukan login user yang menerima email pada klien yang kedua. Maka user tersebut akan mendapatkan email yang dikirim oleh user pertama. Klik pesan tersebut untuk membaca pesannya.
Mendapatkan email


Demikianlah artikel pada kali ini jika terdapat kesalahan kata pada artikel yang anda baca, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Jika anda masih kurang paham atau kurang mengerti akan artikel yang saya sampaikan, anda dapat mengetikkan keluhan anda melalui kolom komentar. Terima kasih.

LAB 10.2. Installasi Web Mail Rainloop pada Mail Server CentOS7

Konsep Dasar

Rainloop adalah aplikasi open source dan gratis yang berfungsi sebagai webmail berbasis PHP, Rainloop juga mampu untuk menangani sejumlah besar account email tanpa perlu dari konektivitas database, selain konektivitas non database yang menggunakan SMTP dan IMAP protokol untuk dengan mudah mengirim atau menerima email tanpa kesulitan apapun.

Untuk dapat menggunakan Rainloop ada beberapa paket yang harus diinstall pada server anda, yaitu sebagai berikut:
  • GNU/Linux operating system
  • Apache web server
  • PHP version 5.3
  • PHP Extensions
Jika anda masih ragu untuk menggunakan Rainloop, Rainloop juga menyediakan link demo bagi para pengguna baru yang ingin mencoba menggunakan Rainloop sebelum akhirnya benar-benar dipakai untuk aplikasi webmail domainnya. silahkan klik link dibawah ini untuk mencoba Rainloop :
http://mail.rainloop.net/

Topologi

Topologi

Persiapan

  • Pastikan anda telah menginstall mail server pada server anda. Jika anda belum menginstall mail server, anda dapat melihat postingan sebelumnya tentang Konfigurasi Mail Server pada CentOS7.

Konfigurasi

1. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah mendownload paket webmail rainloop dengan curl. Curl merupakan tools yang digunakan untuk mentransfer data dari atau ke server, menggunakan salah satu protokol yang didukung (DICT, FILE, FTP, FTPS, GOPHER, HTTP, HTTPS, IMAP, IMAPS, LDAP, LDAPS, POP3, POP3S, RTMP, RTSP, SCP, SFTP , SMB, SMBS, SMTP, SMTPS, TELNET dan TFTP) dengan opsi -O (O dengan huruf besar) nama file yang ada dalam URL akan diambil dan digunakan sebagai nama file yang akan disimpan. Untuk mengambil paket rainloop menggunakan curl anda dapat mengetikkan command seperti gambar dibawah.
Download Rainloop


2. Kemudian buat folder dengan nama rainloop di dalam direktori /var/www/html/ Direktori yang dibuat tersebut berguna untuk menyimpan paket paket rainloop yang telah anda download sebelumnya.
Membuat folder rainloop


3. Untuk mengekstrak paket rainloop yang telah didownload, kita membutuhkan salah satu tools, yaitu unzip. Unzip ini berguna untuk mengekstrak paket yang bersekstensi zip. Install unzip terlebih dahulu sebelum mengekstrak paket rainloop.
Install unzip


4. Sekarang ekstrak paket rainloop menggunakan unzip. Ekstrak paket rainloop ke direktori /var/www/html/rainloop/
Ekstrak rainloop


5. Ubah permission untuk direktori dan isi direktori /var/www/html/rainloop menggunakan command seperti gambar dibawah.
Mengubah permission


6. Ubah kepemilikan direktori /var/www/html/rainloop menjadi milik user apache.
Mengubah kepemilikan


7. Rainloop merupakan webmail berbasis PHP, jadi agar rainloop dapat berjalan, kita harus menginstall paket php terlebih dahulu. Install paket PHP menggunakan command seperti gambar dibawah.
Install PHP


8. Selanjutnya adalah menginstall paket policycoreutils-python. Paket tersebut berisi alat manajemen yang digunakan untuk mengelola SELinux environment.
Menginstall policycoreutils


9. Ubah konteks SElinux pada direktori /var/www/html/rainloop beserta isinya agar dapat diubah dan ditambahkan otomatis sesuai aktifitas user yang mengaksesnya.
Mengubah konteks selinux


10. Konfigurasi SElinux boolean agar mengizinkan skrip httpd dan modul untuk terhubung ke jaringan.
Konfigurasi selinux


11. Lakukan restart pada service httpd agar paket php yang baru saja diinstall dapat berjalan.
Restart httpd


12. Buka http://domainmailserver/rainloop/?admin pada browser anda. Login dengan user admin dan passwordnya 12345 untuk mengkoneksikan rainloop dengan mail server.
Mengakses rainloop


13. Klik menu Domain, kemudian tambahkan domain dengan mengklik tombol Add Domain. Hal tersebut untuk menambahkan domain email yang digunakan.
Menambahkan domain


14. Masukkan server IMAP dan SMTPnya, sesuaikan juga port yang digunakan. Disini saya masih belum menggunakan ssl, jadi saya masih menggunakan default untuk IMAP dan SMTPnya. Port 143 untuk IMAP dan port 25 untuk SMTP kemudian klik test untuk mengecek kesalahan pada konfigurasi penambahan domain. Jika tidak ada kesalahan (ditandai dengan tulisan berwarna hijau pada IMAP dan SMTP) klik Add untuk menambahkan domain.
Penambahan domain

Verifikasi

1. Untuk verifikasinya buka http://domainmailserver/rainloop/ pada klien pertama kemudian lakukan login menggunakan user mail server yang telah anda buat. Jika anda belum membuat usernya maka buat terlebih dahulu pada server menggunakan perintah useradd namauser (membuat user) dan passwd namauser (memberi password user).
Melakukan login user


2. Maka anda akan memasuki dashboard dari webmail rainloop.
Dashboard webmail rainloop


3. Disini kita coba untuk mengirim pesan email ke user lain. Untuk membuat pesan klik New.
Membuat pesan


4. Kemudian isikan penerima pesan, judul pesan, dan isi pesan yang akan dikirim. Jika semua sudah di isi, klik Send untuk memulai mengirim pesan.
Mengirim pesan


5. Sekarang buka http://domainmailserver/rainloop/ pada klien yang kedua kemudian lakukan login menggunakan user yang telah dikirimkan email.
Melakukan login


6. Maka user tersebut akan mendapatkan pesan. Klik pesan tersebut untuk membaca pesannya.
User mendapatkan pesan

Demikianlah artikel pada kali ini jika terdapat kesalahan kata pada artikel yang anda baca, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Jika anda masih kurang paham atau kurang mengerti akan artikel yang saya sampaikan, anda dapat mengetikkan keluhan anda melalui kolom komentar. Terima kasih.

LAB 10.1. Installasi Dovecot dan Konfigurasi Mail Server Menggunakan Postfix CentOS7

Konsep Dasar

Postfix adalah mail transfer agent yang bersifat open source untuk sejumlah sistem operasi bertipe Unix. Postfix didistribusikan menggunakan Lisensi Umum IBM 1.0 yang merupakan lisensi perangkat lunak bebas tetapi tidak kompatibel dengan GPL. Postfix dulu bernama VMailer dan IBM Secure Mailer. Postfix pada awalnya dibuat oleh Wietse Venema sewaktu ia bekerja di IBM Thomas J. Watson Research Center, dan sampai sekarang masih aktif dikembangkan. Postfix pertama kali dirilis pada pertengahan 1999. Postfix mempunyai milis yang aktif sekali, dan Wietse Venema sangat aktif membantu anggota yang bertanya disana.

Salah satu ketangguhan Postfix adalah kemampuannya menahan "buffer overflow". Ketangguhan lainnya adalah kesanggupan Postfix memproses surat elektronik dalam jumlah banyak. Postfix dibuat dengan sistem jaringan daemon dimana setiap daemon hanya mengerjakan satu tugas dengan menggunakan akses minimum ke sistem. Dengan begitu, jika ada satu daemon yang bermasalah maka hanya akan memengaruhi daemon tersebut dan tidak akan berimbas ke seluruh sistem Postfix. Sewaktu Postfix dijalankan, hanya ada satu proses yang menggunakan akses "root". 

Dovecot adalah server IMAP dan POP3 yang bersifat open source yang dibuat dengan mempertimbangkan keamanan. Keuntungan menggunakan dovecot ini adalah penggunaan memori yang sangat rendah sehingga tidak terlalu membebani server anda. Didalam dovecot terdapat berbagai paket yang terdiri dari program-program tambahan yang memberikan berbagai fungsi untuk mail. Berikut paket yang terdapat didalam dovecot.
  • dovecot-pop3d merupakan paket yang terdiri dari program –program tambahan dovecot yang memberikan fungsi post office protocol (POP)
  • dovecot-imapd merupakan paket yang terdiri dari program – program tambahan dovecot yang memberikan fungsi Internet Message Access Protocol (IMAP)
  • dovecot-common merupakan paket yang terdiri dari konfigurasi dasar dan contoh konfigurasi dengan berbagai studi kasus.

Topologi

Topologi


Konfigurasi Domain Mail (Penambahan Domain)

1. Sebelum memulai melakukan konfigurasi mail server, terlebih dahulu kita buat sub domain atau identitas untuk mail servernya. Untuk membuat sub domain untuk mail server, lakukan editing pada file forward. Kemudian tambahkan identitas dengan nama mail dan tambahkan juga ip address server.
Edit file forward


2. Setelah melakukan editing pada file forward, lakukan juga editing pada file reverse. Kemudian tambahkan identitas untuk mail servernya.
Edit file reverse


3. Setelah selesai melakukan editing pada file forward dan file reverse, agar domain atau identitas untuk mail server yang telah ditambahkan tadi dapat berjalan, maka lakukan restart pada named. Untuk melakukan restart pada named, ketikkan command systemctl restart named.


4. Kemudian cek domain atau identitas mail server menggunakan perintah dig mail.gilang.net. Maka akan muncul identitas mail server pada question section dan answer section.
Mengecek domain mail server


5. Lakukan juga ping menuju domain mail servernya dan pastikan mendapatkan reply.
Melakukan ping menuju domain

Konfigurasi Mail Server

1. Secara default postfix sudah terinstall pada sistem operasi centos, untuk mengeceknya cobalah anda menginstall postfix, maka anda akan mendapatkan informasi seperti gambar dibawah yang menyatakan postfix sudah terinstall.
Menginstall postfix


2. Kita edit konfigurasi postfix pada file main.cf. Terlebih dahulu buka file main.cf menggunakan command berikut.
[root@gilang ~]# nano /etc/postfix/main.cf
Kemudian cari script mydestination, maka akan terdapat tiga baris mydestination seperti gambar dibawah. Baris pertama adalah mydestionation yang aktif (ditandai dengan tidak terdapat tanda pagar #) dan baris kedua dan ketiga adalah mydestination yang tidak aktif. Mydestination ini berguna untuk mendefinisikan daftar domain yang dikirimkan emailnya. Disini kita akan mengisikan valuenya menjadi $myhostname, localhost.$mydomain,localhost,$mydomain.

$myhostname untuk mendefiniskan hostname mail servernya, localhost.$mydomain, localhost yaitu mail server itu sendiri, dan yang terakhir $mydomain untuk mendefinisikan nama domain internet dari sistem email ini. Tambahkan tanda pagar # pada mydestionation yang pertama (mydestionation = $myhostname, localhost.$mydomain, localhost) kemudian uncommand (hilangkan tanda pagar) pada mydestionation baris yang kedua (mydestionation = $myhostname, localhost.$mydomain,localhost,$mydomain).
Edit file main.cf
Tampilan default mydestination

Edit file main.cf
Tampilan mydestionation setelah diedit


3. Kemudian cari script inet_interface. Secara default valuenya adalah localhost, ubah valuenya yang tadinya localhost menjadi all. Hal tersebut untuk mendefinisikan alamat antarmuka jaringan yang digunakan oleh sistem email agar dapat menerima semua email pada semua jaringan yang terhubung.
Edit file main.cf


4. Lalu scroll hingga ke baris paling bawah, dan tambahkan script berikut ini.
myhostname = mail.gilang.net
mydomain = gilang.net
myorigin = $mydomain
mynetworks = 172.16.0.0/26, 127.0.0.1
home_mailbox = Maildir/
smtpd_banner = $myhostname by gilang

#size max mail 10MB
message_size_limit = 10485760

#size limit mailbox 1GB
mailbox_size_limit = 1073741824

smptd_sasl_type = dovecot
smptd_sasl_path = private/auth
smptd_sasl_auth_enable = yes
smptd_sasl_security_options = noanonymous
smptd_sasl_local_domain = $myhostname
smptd_recipient_restrictions = permit_mynetworks,permit_auth_destination,permit_sasl_authenticated,reject
Sehingga hasilnya akan seperti gambar dibawah.
Edit file main.cf

Keterangan:
  • myhostname =  berguna untuk mendefinisikan hostname pada server anda, disini hostname server saya yaitu mail.gilang.net
  • mydomain = berguna untuk mendefinisikan domain yang telah didaftarkan pada server, disini domain pada server saya yaitu gilang.net
  • myorigin = berguna untuk mendefinisikan nama domain yang dikirim dari pos lokal berasal, dan email yang diposkan secara lokal dikirimkan. Disini saya memasukkan valuenya menjadi $mydomain 
  • mynetworks berguna untuk mendefinisikan network yang akan diizinkan untuk meremote smtp dengan hak akses yang lebih daripada network yang tidak didaftarkan. Disini saya memasukkan network yang ada pada server saya yaitu 172.16.0.0/16
  • home_mailbox = berguna untuk mendefinisikan mailbox ke direktori home sebuah user
  • message_size_limit = berguna untuk menentukan ukuran maksimal dalam satuan byte suatu email masuk atau keluar. Disini saya memasukkannya menjadi 10485760 byte kalau dikonversi ke MB menjadi 10MB
  • mailbox_size_limit = berguna untuk mendefinisikan jumlah kotak surat untuk setiap user
  • smtpd_sasl_type = jenis plug-in SASL yang digunakan oleh server SMTP Postfix untuk otentikasi yaitu dengan dovecot
  • smtpd_sasl_path = informasi spesifik implementasi yang dikirim server SMTP Postfix ke implementasi plugin SASL yang dipilih dengan smtpd_sasl_type yaitu pada private/auth
  • smtpd_sasl_auth_enable = untuk mengaktifkan otentikasi SASL di server SMTP Postfix.
  • smtpd_sasl_security_options = mendefinisikan opsi keamanan SMTP server SMTP Postfix untuk melarang anonymous melakukan autentikasi.
  • smtpd_sasl_local_domain = nama server lokal SASL lokal Postfix SMTP server yaitu sudah ditentukan pada myhostname
  • smtpd_recipient_restrictions = Opsional pembatasan yang server SMTP Postfix berlaku dalam konteks perintah rcpt to client.



5. Lakukan restart pada postfix agar konfigurasi yang telah dilakukan dapat berjalan.
Restart postfix


6. Tambahkan service smtp pada firewall kemudian lakukan reload pada firewall.
Menambahkan service smtp


7. Konfigurasi pada postfix telah selesai sekarang kita lakukan installasi dovecot nya.
Install dovecot


8. Lakukan konfigurasi dovecot pada file dovecot.conf. Pertama kita buka dahulu file tersebut menggunakan command berikut.
[root@gilang ~]# nano /etc/dovecot/dovecot.conf
Kemudian cari script protocols = imap pop3 lmtp lalu uncommand (hilangkan tanda #) agar protokol yang digunakan menjadi aktif. Cari juga script listen kemudian uncommand pada script tersebut lalu isikan valuenya menjadi * agar mengizinkan semua koneksi IPv4.
Edit file dovecot.conf


9. Lakukan konfigurasi dovecot pada file 10-auth.conf untuk mengatur authentikasinya. Terlebih dahulu buka file 10-auth.conf menggunakan command berikut.
[root@gilang ~]# nano /etc/dovecot/conf.d/10-auth.conf
Cari script auth_mechanisms kemudian ubah valuenya menjadi plain login untuk mengatur mekanisme authentikasinya. 
Edit file 10-auth.conf

Cari script disable_plaintext_auth kemudian uncommand pada baris tersebut lalu ubah valuenya menjadi no untuk mengaktifkan plaintext authentikasi.
Edit file 10-auth.conf


10. Lakukan konfigurasi dovecot pada file 10-mail.conf untuk mengatur mailnya. Terlebih dahulu buka file 10-mail.conf menggunakan command berikut.
[root@gilang ~]# nano /etc/dovecot/conf.d/10-mail.conf
Cari script mail_location kemudian uncommand pada script tersebut lalu ubah valuenya menjadi maildir:~/Maildir. Hal tersebut berguna untuk mengatur lokasi email pada setiap user pada direktori /home/user/Maildir.
Edit file 10-mail.conf


11. Lakukan konfigurasi dovecot pada file 10-master.conf. Terlebih dahulu buka file 10-master.conf menggunakan command berikut.
[root@gilang ~]# nano /etc/dovecot/conf.d/10-master.conf
Cari script unix_listener /var/spool/postfix/private/auth dan uncommand script tersebut kemudian tambahkan user postfix dan group postfix dibawahnya untuk menentukan user dan grup yang digunakan untuk autentikasi.
Edit file 10-master.conf


12. Karena disini kita tidak menggunakan protokol imaps dan pop3s maka kita nonaktifkan ssl pada file 10-ssl.conf. Terlebih dahulu buka file 10-ssl.conf menggunakan command berikut.
[root@gilang ~]# nano /etc/dovecot/conf.d/10-ssl.conf
Cari script ssl = yes lalu ubah valuenya yang tadinya yes menjadi no. Hal tersebut untuk menonaktifkan ssl pada mail servernya.
Edit file 10-ssl.conf


13. Jalankan dan aktifkan service dovecot agar dapat berjalan otomatis saat server melakukan reboot.
Menjalankan dan mengaktifkan dovecot


14. Tambahakan juga port 110/tcp dan port 143/tcp pada firewall kemudian lakukan reload pada firewall.
Menambahkan port 110/tcp dan 143/tcp pada firewall


15. Buat user yang akan digunakan untuk mengirim dan menerima email. Dengan kata lain user yang dibuat tersebut sebagai pengguna layanan mail server. Disini saya membuat dua buah user yaitu dengan nama gilz dan user dengan nama dell.
Menambahkan user

Keteragan:
  • useradd namauser = untuk membuat user
  • passwd namauser = untuk memberi password pada user

Verifikasi

1. Sekarang kita coba mengirim email dari user satu ke user yang lain. Disini saya mencoba mengirim email dari user dell ke user gilz. Pertama kita lakukan telnet ke mail servernya menggunakan port 25.
Melakukan telnet


2. Kemudian isikan data berikut untuk mengirim email.
mail from:dell
rcpt to:gilz
data
kak gilang
.
Mencoba mengirim email

Keterangan:
  • mail from:dell = email pengirim
  • rcpt to:gilz = email penerima
  • data = untuk memulai menulis pesan
  • kak gilang = pesan yang akan dikirim
  • . = untuk mengakhiri pesan
  • quit = untuk keluar dari telnet



3. Sekarang kita lihat pesan yang telah dikirim tadi pada user gilz. Caranya kita lakukan telnet pada domain mail menggunakan port 110.
Melakukan telnet


4. Untuk melihat pesannya ketikkan data berikut.
user gilz
pass 4sharedcom
stat
retr 1
Melihat pesan

Keterangan:
  • user gilz = melakukan login menggunakan user gilz
  • pass 4sharedcom = mengisi password user gilz untuk melakukan login
  • stat = melihat inbox atau pesan yang masuk
  • retr = untuk membaca pesan yang masuk

Demikianlah artikel pada kali ini jika terdapat kesalahan kata pada artikel yang anda baca, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Jika anda masih kurang paham atau kurang mengerti akan artikel yang saya sampaikan, anda dapat mengetikkan keluhan anda melalui kolom komentar. Terima kasih.